Berqurban dan Keutamaannya

Berqurban dan Keutamaannya
Advertisemen
"Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagian dari syi'ar-syi'ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banya padanya, mk sebutlah olehmu nm Allah ketika kamu mnyembelihnya dalam keadaan berdiri. Kemudin apabla telah roboh(mati), maamakanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang-orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak minta-minta) dan orang yang minta-minta. Demikianlah kami telh menundukan unta-unta itu kepadamu, mudah-mudahan kamu bersyukur." (QS. AL HAJJ 36)

Pengertian Qurban

Qurban yaitu sesuatu yang disembelih (dari binatang) guna mendekatkan diri kepada Allah, pada hari ke-10 dari bulan dzulhijjah sampai akhir hari tasyrik(11,12,13 dzulhijjah).

Jangan lupa baca tata cara penyembelihan binatang.


Hukum Qurban

Hukum Berqurban adalah sunnah muakad atas setiap keluarga dari rumah muslim dan bagi yang mampu. Sebagaimana Firman Allah SWT : " Maka bersolatlah kamu untuk Rabbmu dan berkorbanlah".( Al Kautsar ayat 2)

Keutamaan Berqurban

Adapun keutamaan Qurban sebagaimana terkandung dalam Hadist Rasulullah SAW:
"Tiada suatu amal anak adam pada hari Qurban , suatu amalan yang paling dicintai Allah dari pada mengucurkan darah(berqurban). Karena sesungguhnya berqurban itu sungguh akan datang pada hari kiamat dengan tanduknya dan kukunya dan bulu-bulunya dan sungguh darah yang mengalir itu akan lebih cepat sampai kepada Allah dari (darah itu) sebelum jatuh dipermukaan bumi, maka sucikanlah dirimu dengan berkorban itu. " ( HR At Tirmidzi)

Bersabda Nabi SAW: "empat macam binatang yang tidak boleh dijadikan binatang korban, yaitu : yang buta lagi jelas kebutaanya, yang sakit lagi jelas sakitnya, yang pincang lagi jelas kepincangannya dan binatang yang kurus kering dan tidak bersih. " ( HR Bukhori dan Muslim).

Dari Anas semoga Allah meridhoinya, berkata : "Bahwasanya Nabi SAW telah berkorban dengan dua ekor kibas yang enak dipandang mata lagi mempunyi tanduk. Beliau menyembelih sendiri dengan membaca basmallah dan mengucaokan takbir. "(HR BUkhori dan MUslim)

Dari Jabir: Bersabda Rasulullah SAW "Janganlah kamu berqurban melainkan yang "musinnah" (telah berganti gigi), kecuali jika sukar didapati, maka boleh "jazd'ah" (yang baru berumur satu tahu lebih) dari biri-biri." (HR. Muslim)

Bagaimana tata caranya yang sesuai tuntunan Rasulullah?
Advertisemen

Related Posts

Baca Tulisan Lainnya ini

  • Tulisan Bahasa Arab Sehari-hari
    Berikut ini adalah beberapa tulisan bahasa arab yang sering digunakan…
  • Kebebasan Berpendapat Macam Apa?
    Pembuat film yang menimbulkan protes umat Islam di seluruh dunia berdalih atas…
  • Membunuh dan Hukumannya dalam Islam
    Definisi Pembunuhan Membunuh adalah menghilangkan nyawa seseorang baik dengan…
  • Buku Pengantar Studi Etika
    Judul Buku: Pengantar Studi Etika Penulis : M. Yatimin Abdullah Penerbit :…
  • Fiqih Muamalah: Pengertian dan Ruang Lingkup
    Pengertian Muamalah Secara bahasa kata muamalah adalah masdar dari kata…
  • Shalat kusuf dan Khusuf
    Shalat Gerhana Bulan Dan Gerhana Matahari (Kusuf dan Khusuf) Kusuf dan…
  • Tata Cara Bersuci: Wudhu, Tayamum dan Mandi
    Pendahuluan Bersuci merupakan salah satu ajaran yang sangat ditekankan dalam…