Sumber Pendapatan Negara (1) : Zakat

Sumber Pendapatan Negara (1) : Zakat
Advertisemen
Zakat adalah "pajak" terpenting pada masa awal perkembangan Islam yang diwajibkan kepada kaum Muslimin. Zakat dikumpulkan dari dan dibelanjakan untuk kebutuhan kaum Muslimin sendiri. Mengenai apakah zakat atu jenis pajak lain telah terdapat di Jazirah Arab sebelum datangnya islam yang kemudian diambil alih oleh Islam dan disesuaikan untuk memenuhi keperluan tertentu, ataukah ini memang sebuah istilah baru yang diciptakan Islam, nampaknya tidak ada informasi yang jelas. Karena masyarakat pada waktu itu terkotak-kotak dalam suku yang berlainan dan tidak adanya sistem sosio-ekonomi yang diterima secara luas di Jazirah arab, sulit agaknya untuk memastikan apakah pajak seperti itu sudah ada sebelum datangnya Islam.

Zakat harus dibayar setiap tahun atas harta yang wajib dizakati dengan ketentuan batas minimumnya(nishab). Secara umum, barang atau harta yang wajib dizakati adalah:
  1. Harta simpanan, termasuk didalamnya kelebihan pendapatan tahunan yang tidak diinvestasikan dalam perdagangan atau industri dan tidak pula mengalami perputaran, Nisabnya 40 dirham ke atas dan jumlah rata-rata yang harus dibayar sebesar 2.5% dari pendapatan yang diperoleh.
  2. Emas dan Perak, Nisab zakat emas 20 mitsqat, sedangkan perak 200 dirham. Zakat yang harus dikeluarkan masing-masing sebesar 2.5%.
  3. Barang tambang dan harta terpendam yang ditemukan seseorang, jumlah zakat yang harus dibayar sebesar 20% atau 1/5 dari jumlah hasil.
  4. Barang dagangan, yaitu barang yang dianggap sebagai komoditas dagang. Jumlah zakatnya 2,5% dengan nisab yang berlainan dari 40 hingga 200 dirham. Pada zaman Rasulullah dan Abu Bakar kuda tidak termasuk binatang yang dizakati karena pada saat itu hanya dipelihara untuk kepentinga sendiri. Namun, pada masa pemerintahan Umar, kuda sudah menjadi binatang yang diperdagangkan, sehingga diambil pula zakat dari binatang tersebut.
  5. Binatang ternak, seperti unta, sapi, kerbau, dan kambing dengan nisab yang berlainan.
Advertisemen

Related Posts

Baca Tulisan Lainnya ini

  • Jaga Alam: inilah Alternatif Bungkus Daging Kurban Ramah Lingkungan
    Hari raya Qurban menjadi hari yang sangat menggembirakan bagi umat Islam.…
  • Kedudukan Ilmu Mawaris Islam dan Hukum Mempelajarinya
    A. Kedudukan Ilmu Mawaris Harta peninggalan seseorang yang telah meninggal…
  • Melihat Bencana Alam Dari kacamata Al-Quran
    "Katakanlah: "Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan…
  • Cara Atasi Galau (Sedih, Cemas, Gelisah) Menurut Islam
    Galau menjadi sebuah kata yang sangat populer dewasa ini. Galau sendiri…
  • Inilah Azab Akibat Berzina
    Abu Muslim Al kajji mengatakan: Telah menceritakan kepada kami Shadaqah bin…
  • Pelajaran Biologi: Sistem Reproduksi Manusia (Pendahuluan)
    "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal)…
  • Beslag | Istilah Hukum Belanda-Indonesia
    Penyitaan, dalam hukum acara perdata: sita penjagaan (conservatoir beslag)…