Sejarah Islam: Inilah Bapak Kedokteran Bedah

Sejarah Islam: Inilah Bapak Kedokteran Bedah
Advertisemen
Lahir pada 938 Masehi di utara Córdoba di Al Zahra, kota kerajaan Abdulrahman III, Abu al-Qasim Khalaf ibn al-'Abbas dikenal sezaman dengan al-Zahrawi, dan nama Latinnya adalah Abulcasis. Meskipun sedikit yang diketahui secara pasti tentang kehidupan pribadinya, kecerdasan ilmu bedahnya belum pernah ada sebelumnya.

Al-Zahrawi hanya menulis satu buku, 'Ajizja' Kitab al-Tasrif li-man al-Ta'lif (Penataan [ Pengetahuan Kedokteran] bagi Siapa Yang Tidak dapat berKompilasi [Pedoman bagi diri-Nya]), Sebuah kompendium 30 volume pada obat-obatan, operasi, farmasi dan topik kesehatan lainnya dikumpulkan selama 50 tahun karirnya.

Volume terakhir nya, 300-halaman Pada Bedah, adalah buku pertama untuk pengobatan operasi sebagai subjek terpisah dan risalah ilustrasi bedah pertama . Meliputi ophthalmology, kebidanan, ginekologi, kedokteran militer, urologi, ortopedi dan banyak lagi, Buku itu tetap menjadi referensi standar bedah di Eropa sampai akhir abad ke-16.

Al-Zahrawi telah menggunakan tinta sebelum operasi untuk menandai sayatan pada kulit pasiennya ', sekarang menjadi prosedur standar di seluruh dunia. Dia adalah orang pertama yang menggunakan Catgut untuk menjahit luka internal, sutra untuk bedah kosmetik dan kapas sebagai pembalut operasi. Dia menggambarkan, dan mungkin menemukan, gips untuk patah-tulang yang tidak banyak diterapkan di Eropa sampai abad ke-19.
Dia menghasilkan diagram beranotasi lebih dari 200 instrumen bedah, banyak yang dirancang sendiri. Ilustrasi cermatnya, yang dimaksudkan baik sebagai alat pengajaran dan panduan manufaktur, yang paling awal dikenal dan mungkin yang pertama diterbitkan seperti diagram. Penemuannya yang paling terkenal adalah jarum suntik, tang kandungan, kait bedah dan jarum, tulang melihat dan pisau bedah lithotomy- semua item tersebut, sekarang digunakan dalam banyak bentuk yang sama.(muslimheritage.com)



Manuscript from the medical treatise of Al-Zahrawi in the General Library in Rabat, Marocco.


Surgical Instruments from the treatise Kitab al-tasrîf liman ajaza an al-talîf fi al-tibb by Abu al-Qasim Khalaf Ibn Al-Abbas Al Zahrawi (Abulcasis)
Advertisemen

Related Posts

Baca Tulisan Lainnya ini

  • Awas! Ini Kode-Kode Zat Babi Dalam Makanan Kemasan
    AWAS! Produk Mengandung Babi, Inilah Kodenya Di Era milenia ini, dunia…
  • Kesalehan MultiKultural di Atas Peradaban Global
    Kehidupan sosial yang sudah mengglobal memberikan suatu efek persoalan yang…
  • Apa Itu Dewan Pengawas Syariah (DPS)
    DPS (Dewan Pengawas Syari'ah) adalah sebuah lembaga dalam Ban Syari'ah yang…
  • Pentingnya Sastra dalam Pendidikan Akhlak
    Kenapa Sastra Penting? Disadari atau tidak, sekarang ini kebanyakan anak dan…
  • Tujuan dan Kadar Kebutuhan Mempelajari Ushul Fiqh
    Adapun tujuan diletakkannya ilmu ushul fiqh adalah untuk mengetahui hukum…
  • Surat Maharaja Sriwijaya Kepada Khalifah Umar Bin Abdul Aziz
    Sriwijaya (600-an sampai 1100-an Masehi) adalah salah satu kerajaan yang…
  • Pengalaman: Atasi Sakit Gigi
    Sakit yang sering kali dijumpai di Indonesia salah satunya adalah sakit gigi.…