Belajar Tentang Kimia Karbon

Advertisemen

Apa itu Karbon

Karbon adalah Unsur keenam yang paling banyak ditemukan di alam dan unsur ini adalah unsur utama dalam segala sesuatu yang hidup di bumi. Atom karbon dilewatkan diantara benda hidup melalui siklus karbon. Karbon berupa karbondioksida dalam udara, dan membentuk bagian besar dari batu bara, minyak bumi dan gas alam. Karbon murni sangat jarang di alam, meskipun dapat ditemukan pada salah satu dari beberapa bentuk yang berbeda, atau Allotropes.

10. Yunus
24. Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dan langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya[683], dan pemilik-permliknya mengira bahwa mereka pasti menguasasinya[684], tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang berfikir.



Karbon sebagai Bahan Bakar

Segala sesuatu yang dapat terbakar dengan mudah biasanya mengandung karbon. Batu bara, Arang, kayu dan kertas adalah susunan yang dipenuhi karbon. Atom karbon saling berikatan menyimpan banyak energi. Ketika karbom terbakar, setiap atom karbon terpisah dari atom-atom yang melingkupinya dan bereaksi dengan oksigen di udara untuk mebentuk karbondioksida. Energi yang terlepas sebagai panas.

Allotrope

Atom-atom dari beberapa unsur dapat bergandengan dalam beberapa cara untuk menjadi bentuk yang berbeda yang disebut dengan Allotrope. Karbon ditemukan dalam 3 allotrope yaitu intan, grafit dan fullerene. Setiap allotrope memiliki sifat fisik yang berbeda. Grafit, intan dan fullerene hanya mengandung atom-atom karbon, tetapi pada setiap allotrope, karbon tersusun dalam susunan yang berbeda.

Grafit

Beberapa minyal pelumas mesin dan semua isi pensil mengandung grafit. Grafit memiliki lapisan atom karbon yang dapat saling bergeser melintang. Ada ikatan yang kuat antara atom karbon dari setiap lapisan, tetapi ikatannya lemah antar lapisan. Karena lapisan-lapisan dapat bergerak antar satu lapisan dengan lainnya, grafit adalah materi yang cukup halus.

Kubah Geodesi

Struktur stabil dari fullerens dapat berkerja dengan baik pada bangunan yang berskala besar. Pada tahun 1940, arsitek Bukminster Fuller mendesain suatu jenis bangunan yang disebut dengan Kubah geodesik. Kubah itu berbentuk sebuah jaringan dari segitiga yang membentuk sebuah bola. Bentuk ini sangat stabil dan memangkas banyak celah dengan sedikit material bangunan, membuatnya kuat tetapi ringan.

Siklus Karbon

Atom karbon terus-menerus bersirkulasi melalui udara, hewan dan tanah. Daur ulang atom karbom ini di alam disebut dengan siklus karbon. Badan dari semua benda hidup mengandung karbon. Karbon asalnya dari karbodioksida dalam udara. Tumbuhan hijau dan beberapa bakteri mengambil karbondioksida dan menggunakkannya untuk membuat makanan. Ketika hewan memakan tumbuhan, mereka mengambil beberapa karbon. Karbon dioksida kembali lagi ke udara ketika benda hidup menghembuskan nafas, dan ketika membuang kotoran, mati dan membusuk.

Perpindahan Atom

Tumbuhan hijau menggunakan karbondioksida dari udara untuk membuat makanan. Ketika binatang memakan tumbuhan, binatang menggunakan karbon untuk membentuk jaringan tubuh. Ketika hewan menghembuskan nafas, hal ini mengembalikan karbon ke udara sebagai karbondioksida. Ketika hewan mati dan membusuk, karbon dalam badannya kembali ke tanah. Dekomposer seperti cacing, bakteri dan jamur, memakan sisa-sisa pembusukan dari hewan. Setelah memakannya, dekomposer menghembuskan karbon dioksida ke udara. Tumbuhan hijau lalu mengambil karbondioksida dari udara, dan siklus ini terus berulang.

Advertisemen

Related Posts

Baca Tulisan Lainnya ini