Artikel, Berita dan Opini Tentang Islam

Inilah Cara Elite Global Merampok Kekayaan Rakyat



Lihatlah dunia saat ini apa yang sedang terjadi pada perekonomian dunia?
Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Kesenjangan antara keduanya makin besar.




(Ceramah Sheik Imron Husein)

Suatu hari Eropa diserang dari dalam. Dan eropa yang tadinya kristen, tiba-tiba kehilangan kekristenannya.

Saat Eropa memeluk kristen selama berabad-adab, Orang kristen Eropa berperang melawan riba. Ya, Orang kriten Eropa melawan riba.

Bahkan buku yang terbaik tentang riba ditulis oleh penulis dari Inggris.

Siapa namanya?

Willian Shakespeare

Buku Yang Mana?
Merchant of Venice.

 Saya tidak akan membahas buku itu, karena itu akan memakan waktu tiga jam untuk menjelaskan betapa cerdasnya William Shakespeare di buki ini.

Anda bisa mendapatkannya di analisisku di perpustakaan, di buku besarku tentang riba. Di Merchant of Venice anda bisa mengetahui usaha yang dilakukan oleh orang-orang kristen Eropa untuk memastikan pelarangan riba.

Ada buku lain, tetapi tidak se terkenal bukunya William Shakespeare.

Buku ini juga klasik, catat! ini mungkin membuatmu ingin mencarinya di Perpus. Judulnya Religion and The Rise of Capitalism.

Aku akan menulis ulang buku ini di Darul Ulum ini. Di Karang oleh R.W. Tawney.

Dalam buku ini Tawney mencatat perjuangan orang Kristen melawan riba di Eropa.

Tapi saat revolusi Perancis terjadi. Tulang punggung dari gereja kristen terpatahkan di Eropa Barat.

Dan di Eropa Timur, dipatahkan oleh Revolusi Boljevick di Rusia.

Dan ketika tulang punggung kristen di Eropa telah patah. Yahudi merasa senang. Karena kristen telah berpedang dengan Yahudi selama berabad-abad di Eropa.

Orang kristen tidak mengizinkan Yahudi untuk meminjamkan uang dengan bunga. Sedangkan Yahudi selalu ingin meminjamkan uang dengan bunga.

Mengapa? karena mereka telah mengubah Taurat, kurasa ini sudah kujelaskan pada kalian.

Mereka menggati taurat, taurat yang turun dari Allah yang melarang riba. Mereka merubahnya menjadi
"bahwa haram bagi yahudi untuk meminjamkan uang kepada yahudi lain, tapi halal jika kepada bukan Yahudi."

Silahkan periksa, cari sendiri di perpus, Aku punya rangkumannya di bukuku.

Jadi mereka yang meminjamkan uang, mengganti kata-kata Allah. Allah SWT menjelaskan hal ini di Al-Quran dalam surat An-Nisa. Apa yang aku katakan ini sangatlah ampuh "..."

An Nisa ayat 161 " dan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang dari padanya,,,"..

Dari situlah kita tahu bahwa mereka telah merubah taurat.

Dari Revolusi Perancis inilah ekonomi yang berdasarkan riba muncul di Eropa untuk pertama kalinya. Lalu dengan Revolusi Boljevic di Eropa Timur, kemungkinan riba masuk Eropa Timur jadi terbuka.

Tapi bank di Eropa tidak hanya meminjamkan uang dengan bunga. Ekonimi Eropa bukan sekedar menghasilkan makhluk aneh yang disebut bank ini.

Bank ini melakukan sesuatu yang lebih dari sekedar meminjamkan uang dengan bunga.

Apa yang dilakukan bank ini dimulai di Perancis oleh orang Inggris. Yang dilakukan bank adalah mulai mengeluarkan kertas sebagi uang. Kertas sebagi uang.

Dan ketika pemerintah melihat bank menjadi kaya dengan mengeluarkan kertas sebagai uang, lalu pemerintah mengambil alih kertas itu.

Lalu Eropa mengirimkan tentaranya. Para tentara Eropa tanpa ras malu mengacungkan pedangnya, lalu mengatakan bahwa Islamlah yang mengacungkan pedang,. Sebenarnya merekalah yang mengacungkan pedang.

Lalu menundukan seluruh dunia non Eropa. Lalu seluruh dunia tunduk di ujung pedangnya dan Eropa menjadi penguasa dunia.

Setelah Eropa menguasi dunia, salah satu hal terpenting yang ingin dilakukan Eropa adalah mengganti uang sungguhan dengan sistem uang kertas.

Dan mereka berhasil, karena sarjana-sarjana Islam makan halwa (ledekan untuk orang makan Sejenis permen/dikempongi)

Eropa tidak kakan melakukan dekolonisasi lalu menyerahkan Mesir kepada Muhammad Nagiman Jamal Abdul Nazer, agar mereka menabuh drum sambil berteriak "Kami merdeka", tidak pula menyerahkan Indonesia kepada Ahmad agar orang-orang Indonesia melompat kegirangan "Kami Merdeka".

Tidak pula menyerahkan ke Malaysia kepada Tengku Abul Rahman, tidak pula Pakistkan kepada Muhammad Ali Jinnal.... dan lainny...

Dan para penduduk asli mulai menari dan memukul drum sambil berteriak "Kami telah mendapatkan sesuatu yang disebut MERDEKA"...

Sedangkan Eropa tertawa sambil guling-guling di belakang tembok..."

"Lihat mereka, buta seperti kelelawar."

Eropa tidak akan pernah melakukan dekolonisasi. Hingga akhirnya sistem keuangan baru terwujud, mereka mengganti uang sungguhan dengan uang kertas.

Pada permulaan saat uang kertas dikenalkan. Kertas itu dapat ditebus dengan emas. Artinya dapat ditukar dengan emas (nilainya tetap karena uang kertas tersebut merupakan sertifikat emas).

Di Amerika Serikat sampai tahun 1920an, kau bisa membawa sertifikat 20 dollar ke bank manapun dengan menukarnya dengan 1 ons emas (28,34 gram).

Jika seseorang ingin memotong lehermu, Dia tidak akan dengan bodohnya menunjukan pisaunya, dia akan menyembunyikannya dulu, Menunggu kau dekat dulu.

JADI.....
saat uang kertas diperkenalkan, saat itu bisa ditebus dengan emas. dan Bank serta pemerintah yang mengeluarkan uang kertas memegang janjinya, bahwa kertas ini berharga sama dengan emas.

Dan tebak apa yangmereka tulis di kertas tersebut?

"IN GOD WE TRUST"

cara kerja uang kertas untuk merampok anda


Biar kutunjukan padamu, jika kau punya lihatlah sendiri.

Dengan kata lain, "Saat kami memberikan janji kami pada mu bahwa 20 dollar US setara dengan 1 ons emas. Janji kami sama dengan janji Tuhan."

Tapi di tahun 1933 sesuatu yang aneh terjadi, teman kita ini tidak makan halwa. Paman Sam melanggar janjinya, Tebak apa yang dilakukan paman Sam?

April 1933, Paman sam mengeluarkan peraturan, melarang semua penduduk Amerika menyimpan emas. Semua harus mengembalikan emas yang dimiliki, selain perhiasan, perhiasan boleh di simpan.

Setiap emas yang dimiliki, baik itu koin atau batangan harus diberikan ke paman Sam.

Dan dia akan menggantinya dengan kertas. Dan kau harus percaya para Tuhan bahwa janji Paman Sam sebagus Janji Tuhan.

Jadi semua penduduk Amerika memberikan emasnya ke Paman Sam, Maksudnya pemerintah Amerika Serikat.

Jika mereka mengetahuimu menyimpan emas setelah tanggal yang ditentukan, kau akan didenda 10.000 dollar AS dan dipersilahkan menginap sebagai tamu Paman Sam selama 6 bulan di salah satu penjaranya.

Maka semua penduduk Amerika memberikan emasnya dan mengambil kertas itu. Setelah Paman Sam mengumpulkan seluruh emas, tebak apa yang dilakukannya?

Dia menepati janjinya atau melanggarnya?

Ini adalah Pengkhianatan. Padahal mereka adalah orang-orang yang memimpin dunia.

Mereka yang memberikan janji, mereka yang melanggarnya. Paman Sam merubah harga emas dari $20 menjadi $35 per ons emas.

Ha..?? Penduduk Amerika bangun pagi itu dan berkata "Ha.. pemerintah kita sendiri merampok kita?"

Ya!! Pemerintahmu sendiri yang merampokmu. Lalu paman Sam buat pengumuman, "Sebaiknya kalian segera ambil emas kalian sebelum harga kami ubah lagi."

Jadi penduduk Amerika membeli kembali emas mereka dari Paman Sam dengan harga $35 per ons. Dalam proses ini paman Sam merampok hampir separuh kekayaan penduduk Amerika.

Nabi SAW berkata bahwa transaksi-transaksi seperti ini berdasarkan penipuan, dimana kamu mendapatkan keuntungan yang tidak seharusnya. Keuntungan seperti inilah yang oleh Nabi SAW disebut sebagai RIBA.

Bagaimana ini terjadi?

Mereka mulai dengan kertas sertifikat yang dapat ditebus dengan emas. Lalu di tahun 1933, dimana seharusnya kita bangun dan melihat permainan mereka!

Tapi kita tidak bangun!!

Pada tahun 1944, akhir perang dunia II mereka mengkonsolidasi sistem ini dan menjadi sistem keuangan internasional.

Sistem keuangan internasioal, baru muncul setelah konferensi Bretton Woods dekat New York (dibentuknya IMF dan BANK DUNIA).

Apakah hal ini diajarkan di darul Ulum? TIDAK!!

Apa yang mereka lakukan di Bretton?
Mereka Mengatakan Bahwa kertas tidak bisa lagi ditebus dengan emas.

Hanya satu kertas yang akan dipilih untuk bisa ditebus dengan emas, yang lain tidak bisa. Dan yang dipilih adalah US dollar.

Jadi US dolar lah yang bisa ditebus dengan emas. Bukan Poundsterling, rupee pakistan, Rupiah Indonesia, Dollar Australia,

Ini adalah ledakan keras bagi integritas uang.

Hal kedua yang mereka lakukan adalah mengumumkan bahwa yang bisa datang ke Paman Sam untuk menebus kertas dollar mereka dengan emas hanyalah pemerintah.

Kau dan Aku tidak bisa menebusnya. Hanya pemerintah, hanya bank sentral.

Jadi sekarang seluruh sistem kehilangan 99% integritasnya. Tinggal 1% integritas.

Saudara-saudara kita masih memakan halwa.

Tapi tidak ada seorangpun menebus emasnya sejak 1944-1971. lalu perang Vietnam terjadi di akhir tahun 70an, dan Paman sam mencetak banyak kertas untuk membiayai perang.

Dan Paman Sam tidak punya emas untuk mendukung kertas itu. Pada konferensi Bretton Woods mereka menyatakan harga tetap untuk emas yaitu 35 dollar US per ons.

TETAP. Itulah isi perjanjian. Paman Sam tidak punya emas untuk mendukung semua kertas itu.

Pada Sepetember 1971, pemerintah Inggris datang pada Jumat Sore membaya 3 Milyar US dollar dan berkata "Paman Sam, kami ingin emasnya."

Paman Sam tahu bawah permainan telah berakhir. Karena... tebak,!! Siapa yang akan datang dan mengantri besok senin pagi, Apakah Saudi Arabia? Kuwait? Dan Antrian panjang orang-orang pemerintahan yang menginginkan emas.

Setelah Richard Nixon pensiun, diganti David dan pada suatu minggu berpidato pada penduduk Amerika "Kita memberikan janji, tapi tidak perlu menepatinya".

Kita tidak lagi dibebani kewajiban penebusan kertas dengan emas dari bank sentral.

Jadi sejak September 1971 tidak ada lagi ikatan antara kertas dan emas.

........

Perbedaan antara uang asli dengan uang kertas.

 Uang  yang Sunnah dan uang kertas. Uang yang sunnah adalah uang dimana nilainya ada pada uang itu.

Sedangkan definisi dari uang kertas: adalah nilai dari uangnya tidal lagi pada uangnya. Jadi nilainya bisa diubah.

Setiap kali nilainya berubah, nilainya jadi turun.

Apa yang terjadi ketika nilai uang turun?

HAL PERTAMA ADALAH
adanya perpindahan kekayaan besar-besaran dari masyarakat kepada elit-elit predator dimana dalam kasus ini adalah pemerintah.

Masyarakat kehilangan setangah dari kekayaan mereka.

Itulah hal pertama yang terjadi ketika nilai dari uang kertas turun.

Apa hal kedua yang terjadi?

JAWABANNYA ADALAH...

Aku bekerja sepanjang bulan. Aku mendapatkan gaji berupa emas untuk membeli unta. Menyimpannya di balik bantal. Mengeluarkannya 5 tahun kemudian dan masih bisa membeli unta.

10 tahun kemudian masih bisa membeli unta.

TAPI,...
ketika sekarang gajiku berupa uang kertas, ia bisa membeli unta. Kubawa pulang ditempatkan di bawah bantal.

Beberapa tahun kemudian.....
ketika aku mengeluarkannya,...tak bisa untuk membeli unta lagi, hanya bisa membeli keledai sekarang.

LALU KEMANA NILAI UANG ITU PERGI????

Siapa yang mengambil uangmu?? Dan bagaimana mereka mengambil uangmu??
Maka kau akan mengerti game yang mereka mainkan.




Share Ke Temenmu:
Kategori: Ekonomi Islam
Back To Top